![]() |
VIVAbola - Roy Hodgson menolak anggapan bahwa timnas Inggris adalah tim underdog jelang menghadapi Italia pada perempat final Kejuaraan Eropa 2012 di Stadion Olimpiade Kiev, Minggu 24 Juni 2012 waktu setempat (Senin dini hari WIB).
Jika dibandingkan dengan Italia, gelar yang diraih Inggris jauh di bawah Gli Azzurri. Italia telah mengoleksi empat gelar Piala Dunia dan satu Kejuaraan Eropa, sedangkan Inggris hanya mampu meraih satu gelar Piala Dunia pada 1966.
Hodgson menegaskan minimnya torehan gelar tidak bisa membuat Inggris dianggap sebagai underdog menghadapi Italia. Mantan pelatih West Bromwich Albion tersebut menilai Inggris punya skuad yang bisa memenangkan Kejuaraan Eropa 2012.
"Kami bukan underdog. Kami punya pemain berkualitas yang dikenal di seluruh dunia dan bisa bermain di tim terbaik Eropa. Spanyol sempat mengalami momen-momen menakutkan di turnamen ini, Italia juara bermain stabil tanpa benar-benar impresif," ujar Hodgson seperti dilansir Sky Sports.
"Bagi kami semuanya lancar. Kami mengalami sejumlah masalah karena persiapan kami yang mepet dan kehilangan empat pemain senior. Tapi, kami mampu mengatasinya dan mulai merasa positif," dia menambahkan.
Inggris tidak pernah mengalahkan negara besar di babak knock-out Piala Dunia maupun Kejuaraan Eropa kecuali di Wembley. Namun, Hodgson tidak peduli dengan rekor buruk tersebut.
"Semua statistik negatif ini hanya bisa ditaruh di tempat tidur ketika Anda meraih hasil positif. Tidak ada gunanya hanya berbicara," ujar Hodgson.
Jika dibandingkan dengan Italia, gelar yang diraih Inggris jauh di bawah Gli Azzurri. Italia telah mengoleksi empat gelar Piala Dunia dan satu Kejuaraan Eropa, sedangkan Inggris hanya mampu meraih satu gelar Piala Dunia pada 1966.
Hodgson menegaskan minimnya torehan gelar tidak bisa membuat Inggris dianggap sebagai underdog menghadapi Italia. Mantan pelatih West Bromwich Albion tersebut menilai Inggris punya skuad yang bisa memenangkan Kejuaraan Eropa 2012.
"Kami bukan underdog. Kami punya pemain berkualitas yang dikenal di seluruh dunia dan bisa bermain di tim terbaik Eropa. Spanyol sempat mengalami momen-momen menakutkan di turnamen ini, Italia juara bermain stabil tanpa benar-benar impresif," ujar Hodgson seperti dilansir Sky Sports.
"Bagi kami semuanya lancar. Kami mengalami sejumlah masalah karena persiapan kami yang mepet dan kehilangan empat pemain senior. Tapi, kami mampu mengatasinya dan mulai merasa positif," dia menambahkan.
Inggris tidak pernah mengalahkan negara besar di babak knock-out Piala Dunia maupun Kejuaraan Eropa kecuali di Wembley. Namun, Hodgson tidak peduli dengan rekor buruk tersebut.
"Semua statistik negatif ini hanya bisa ditaruh di tempat tidur ketika Anda meraih hasil positif. Tidak ada gunanya hanya berbicara," ujar Hodgson.
 left no-repeat; padding-left: 30px;display:block;)